Bandar Lampung, 10 Agustus 2024 – Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lampung kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Workshop Penyusunan Instrumen Assessment for Learning (AfL) Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Mengukur Kemampuan Numerasi dan Literasi Sains. Kegiatan ini ditujukan bagi guru-guru Matematika dan IPA di Kabupaten Lampung Selatan sebagai upaya mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Dr. Nurhanurawati, M.Pd. dengan anggota tim Dr. Viyanti, M.Pd., Nurain Suryadinata, M.Pd., dan Median Agus Priadi, M.Pd. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Fanissa Diastri dan Dewa Ayu Kartika Sari sebagai bagian dari kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Workshop diikuti oleh guru-guru Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia dari berbagai sekolah di Kabupaten Lampung Selatan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai konsep Assessment for Learning, penerapan Problem Based Learning, serta integrasi kemampuan numerasi dan literasi sains dalam proses pembelajaran dan penilaian.

Selama workshop, peserta tidak hanya memperoleh materi dari narasumber, tetapi juga berlatih secara langsung menyusun instrumen penilaian yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Berbagai sesi diskusi dan praktik memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan instrumen asesmen yang relevan dengan permasalahan nyata yang dihadapi peserta didik.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyusun rancangan instrumen yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Hasil karya peserta menunjukkan kemampuan yang semakin baik dalam merancang asesmen yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga mendukung proses belajar siswa secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lampung terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah. Diharapkan workshop ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan praktik penilaian yang lebih bermakna, sekaligus memperkuat kemampuan numerasi dan literasi sains peserta didik di Provinsi Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *